Upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II yang berlangsung di Lapangan Desa Sumber ini dihadiri oleh seluruh personel Kodim 0720/Rembang, anggota TNI, pejabat pemerintahan setempat, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Sumber yang turut memeriahkan acara tersebut.
Letkol Inf Yudhi Yahya S.H. hadir dengan penuh semangat dan optimisme dalam memberikan pengarahan dan apresiasi kepada seluruh peserta TMMD.Dalam sambutannya, Letkol Inf Yudhi Yahya S.H. mengungkapkan kebanggaannya terhadap seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan TMMD merupakan wujud nyata dari sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat untuk membangun daerah secara bersama-sama.
Setelah upacara penutupan selesai, Dandim 0720/Rembang dan beberapa pejabat lainnya menggunakan sepeda motor trail CRF untuk melakukan peninjauan langsung terhadap hasil kegiatan TMMD adapun sasaran fisik Aspal Jalan Panjang : 245 M, Lebar : 2,5 M, Tebal : 0,20 M dengan hasil 100%, Pembangunan Rabat Beton Panjang : 270 M, Lebar : 2,5 m Tebal 0,15 M dengan hasil 100%, Pembangunan Talud Panjang : 42 M, Lebar : 0,40 M, Tinggi: 1,1 M dengan hasil 100%, RTLH : 2 Unit dengan hasil 100% dan Jambanisasi : 3 Unit degan hasil 100%.Letkol Inf Yudhi Yahya S.H. berharap bahwa hasil dari kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Desa Sumber dan sekitarnya.
Selain itu, beliau juga berpesan agar semangat gotong royong dan kekompakan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat terus terjaga guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
TMMD Sengkuyung Tahap II TA. 2024 ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Rembang. Dengan adanya sinergi dan kerjasama yang baik antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan pembangunan di wilayah ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat Jumat 07 Juni 2024.
Posyandu Integrasi Layanan Primer Ngudi Lestari 1 Desa Grawan pada saat penilaian
Kabupaten Rembang Berhasil masuk dalam nominasi tiga besar Penilaian Lomba Integrasi Layanan Primer (ILP) atau Posyandu Berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2024.
Posyandu yang mewakili Kabupaten Rembang dalam perlombaan ini yakni Posyandu Integrasi Layanan Primer Ngudi Lestari 1 Desa Grawan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang.
Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Rembang, dr. Ali Syofi’i, MM menyatakan, setelah melalui beberapa tahapan seleksi, tahapan seleksi administrasi, tahapan paparan (presentasi) dan tahapan kunjungan langsung ke posyandu ( visitasi), Posyandu Ngudi Lestari 1 Desa Grawan Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang, terpilih menjadi nominasi kategori terbaik ketiga posyandu berprestasi.
dr. Ali Syofii pada saat di wawancarai wartawan Suara Pantura fm di lokasi penilaian Balai Desa Grawan
Ada beberapa parameter penilaian lomba, diantaranya yaitu bagaimana pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) , apakah sudah sesuai dengan juklak dan juknis, bagaimana partisipasi dan peranserta masyarakat, output dari kegiatan, dan dampak kegiatan posyandu terhadap status peningkatan kesehatan masyarakat. Dalam Lomba ini Kabupaten Rembang bersaing dengan Kabupaten Kudus dan juga kabupaten Blora yang juga masuk dalam tiga besar Penilaian Lomba Posyandu Berprestasi Jawa Tengah.
Kunjungan lapangan oleh Tim Juri di Rembang merupakan hari kedua dimana sehari sebelumnya di Kudus dan terakhir di Blora. Peraih peringkat pertama nantinya akan maju ke tingkat nasional mewakil Provinsi Jawa Tengah.
Sutrisni, Kepala Desa Grawan menyatakan bangga atas pencapaian prestasi tersebut. Harapannya, posyandu Ngudi Lestari 1, makin berkembang dan lebih baik lagi.( Hydr)
Konferensi pers pemaparan program kerja Bawaslu Rembang berlangsung kamis (30 November 2023)
Badan pengawas pemilu BAWASLU kabupaten Rembang Jawa Tengah menggandeng sejumlah Media guna mempublikasikan tahapan pemilu 2024.
Konferensi pers pemaparan program kerja Bawaslu Rembang berlangsung kamis (30 November 2023)pagi, dengan mengundang sejumlah wartawan baik Media cetak maupun elektronik yang ada di Rembang.
Kegiatan ini di gelar untuk memaparkan sekaligus mempublikasikan kesiapan Bawaslu Rembang dalam menghadapi tahapan kampanye pada pemilu 2024 mendatang.
Ketua Bawaslu Totok Suparyanto,S.E.,M.H menyampaikan untuk menyukseskan jalannya pemilu perlu kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk wartawan dan media. “Pemilu itu kan kerja kolaborasi tidak bisa sukses hanya di selesaikan penyelenggara pemilu tetapi para pihak termasuk temen-temen media itu termasuk bagian dari pilar suksesnya penyelenggaraan pemilu”katanya
Musyafa musa Ketua Persatuan Wartawan Rembang PWI kabupaten Rembang mengatakan wartawan dan Bawaslu memiliki tugas pengawasan terhadap pemilu agar berjalan berkualitas.
” Ini salah satu bentuk kemitraan wartawan dengan Badan pengawas pemilu yang sebenarnya tugas itu kan Sama-sama memberikan kontrol kemudian mengawasi supaya pemilu ke depan bisa berjalan dengan berkualitas dan jauh lebih baik lagi”
Kedepan diharapkan wartawan dan media dapat menjaga netralitas dalam pemilu sehingga dengan gamblang memberikan berita maupun informasi tanpa adanya keberpihakan pada salah satu calon maupun partai.
Dalam rangka menjamin terselenggaranya Kamseltibcar lantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas), Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng dipimpin Kasi Gar Subdit Gakkum Kompol Indra Hartono, S.H, S.I.K bersama tim.
Di dampingi Kasat lantas RembangAKP Sugito,SH, Kbo lantas Rembang, Iptu Rudiyanto,SHKanit Gakkum RembangIPDA Bhakti satria PS, SH ,MH,Operator Etle Drone RembangAiptu Ch Prabowo ,SH bertempat di bundaran pasar kota Rembang, Kamis30/11/2023.
Penindakan E-Tle melalui pesawat Drone merupakan terobosan kreatif dari Ditlantas Polda Jateng dalam rangka mendukung efektifitas penindakan melalui E-Tle Statis maupun Mobil, jelas Kompol Indra Hartono, S.H, S.I.K.“
Dengan E-Tle Drone bisa menjangkau lebih luas terhadap pelanggaran yang padat arus lalu lintasnya dan tidak terjangkau oleh E-Tle Statis, tambah Kompol Indra Haryono, S.H, S.I.K.
Dengan mekanisme ETLE drone yang sama dengan ETLE statis maupun mobile namun dapat menjangkau lebih luas diharapkan pelanggar yang tidak tercover Etle Statis dapat dilakukan penindakan melalui E-Tle Drone.
Sehingga tujuan akhirnya adalah menekan pelanggaran lalu lintas dan menurunkan fatalitas laka lantas yang di dahului oleh pelanggaran lalu lintas, urai Kompol Indra Hartono, S.H, S.I.K.“
Dari hasil monev saat ini selama kurang lebih 2 (dua) menit terbang, E-Tle Drone sudah bisa mengcapture tidak kurang dari 15 (Limabelas) pelanggar lalu lintas, hal ini menunjukkan tingginya efektifitas E-Tle Drone, tutup Kompol Indra Hartono, S.H, S.I.K.
Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Sugito,SH dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan bahwa dengan E-Tle Drone bisa mendapatkan banyak pelanggar lalu lintas yang kasat mata, seperti tidak memakai helm dan sabuk keselamatan, sehingga penerapannya sangat efektif dalam mendukung E-Tle Statis maupun mobile.
Sehingga di harapkan dapat menekan pelanggaran khususnya kasat mata dan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas di Wilayah Kabupaten Rembang” Tegas Sugito SH.”
Rembang,-Dalam rangka membantu pembangunan pengembangan wisata daerah di kabupaten Rembang, Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2023, Kodim 0720 Rembang menyasar pantai wisata dukuh Layur Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Penandatanganan berita acara serah terima program TMMD oleh Kodim 0720/ Rembang dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang dilaksanakan dengan simbolis yaitu upacara pembukaan TMMD yang bertempat dilapangan dukuh Layur desa Gedongmulyo kecamatan Lasem kabupaten Rembang .Rabu, (10/05/2023).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0720/Rembang Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak, S.Sos.M.Si Bupati Rembang Abdul Hafidz, S.Pd.I, Kapolres Rembang AKBP Suryadi, S.I.K,M.H, dan Ketua Persit KCK Cab XLI Dim 0720/Rembang Ny. Erna Simanjuntak, Jajaran Forkopimda Kab. Rembang, Forkompincam Lasem dan Pemdes Desa Gedongmulyo serta masyarakat desa Gedongmulyo.
Dalam sambutan Bupati Abdul Hafidz, S.Pd.I mengatakan TMMD merupakan salah satu program Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara lintas sektoral dan terpadu dengan Kementerian, Lembaga Pemerintah non Kementerian, POLRI, Pemerintah Daerah serta seluruh komponen masyarakat, dengan sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan wawasan berbangsa dan bernegara melalui kegiatan fisik, khususnya di daerah-daerah terisolir, tertinggal, rawan bencana, daerah perbatasan, wilayah pasca konflik dan wilayah perkotaan yang kumuh.
Berbagai pembangunan sarana prasarana perdesaan dari pelaksanaan TMMD selama ini telah dapat dinikmati oleh warga desa. Begitupun upaya pemberdayaan telah berhasil memperkuat semangat masyarakat dalam menggali dan mengelola potensi desanya agar makin maju dan sejahtera.
Keharmonisan, kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat telah menjadi salah satu pilar untuk tetap tegaknya NKRI. Nilai-nilai ini merupakan kekuatan yang sangat dahsyat untuk mengatasi berbagai permasalah bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, pembangunan SDM, dan lain-lain. Kekompakan peran antara TNI dengan rakyat harus senantiasa dipupuk, sehingga dapat terjalin kokoh dan tidak mudah goyah oleh berbagai kondisi yang menerpa.
Bupati berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk meneguhkan semangat kebersamaan dan menyajikan karya nyata bagi kemajuan dan kemaslahatan masyarakat. Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui TMMD dapat menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu atau persoalan terkini dengan solusi.
Melalui program TMMD ini, mari kita optimalkan berbagai program lintas sektoral untuk Kabupaten Rembang yang semakin baik dan sejahtera. Saya ingin desa-desa di Kabupaten Rembang semakin maju, mandiri, serta kehidupan masyarakatnya semakin makmur dan sejahtera. Inilah cita cita yang harus kita wujudkan bersama.
Pelihara terus semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini. Pelihara pula hasil program TMMD, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukukebangsaan
setelah upacara usai, Dandim 0720/Rembang Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak, S.Sos. M.Si menambahkan sasaran TMMD ada 2 yaitu sasaran fisik dan non fisik, untuk sasaran fisik yaitu Pengaspalan jalan P 280 M X L 3 M x T 0,20 M, Talut P. 155 M x L 0,3 m x T 1,5 M dan sasaran Nonfisik memberikan penyuluhan- penyuluhan dan memberi wawasan kebangsaan
Dandim berharap untuk program TMMD kali ini bisa di sisipkan program yang menggugah indonesian seperti wawasan kebangsaan, tumbuhkan nilai-nilai nasionalisme. Ini penting karena maraknya berita hoak dan ujaran kebencian di tengah-tengah kehidupan kita yang sangat potensi bisa memecah persatuan bangsa Indonesia
Dwi tunggal TNI-rakyat memalui TMMD ini. Mari kita wujudkan dan lanjutkan karya bakti dan pengabdian kepada ibu pertiwi. Bersama kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Tutup Dandim ( Pendim 0720/Rembang)
Rembang, Polres Rembang Gelar Konferensi Pers Oprasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2023, Yeng bertempat di halaman Satlantas Polres Rembang di pimpin langsung oleh Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan S.I.K pada Kamis, 23/2/2023.
Dalam Prees Rilis Kapolres Rembang di dampingi oleh Pejabat Tinggi Polres Rembang, Kabag Ops Polres Rembang, Kasat lantas Polres Rembang, Kapolsek Rembang Kota, Kasi Humas Polres Rembang, Perwira Satlantas Polres Rembang dan ikut hadir Perwakilan Guru SMK dan SMP Se Kabupaten Rembang.
Kapolres Rembang AKBP Dandy Ario Yustiawan S.I.K menyampaikan. Bahwa kegiatan Prees Rilis ini hasil dari oprasi Keselamatan lalulintas candi 2023 selama 14 Hari yang di mulai sejak Tanggal 7/2/2023 sampai dengan 20/2/2023.
Polres Rembang melaksanakan giat kepolisian secara terpusat dengan beberapa kegiatan baik secara preemtif, preventif maupun secara penegakan hukum.
Kegiatan tersebut dimulai kegiatan preemtif berupa memberikan edukasi, sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat terkait tertib berlalu lintas terhadap masyarakat.
Kegiatan Preventif berupa kegiatan patroli, pengaturan maupun penjagaan.
Kegiatan Penegakan Hukum berupa kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas baik secara E-tle maupun tilang ditempat terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Adapun Sasaran prioritas penindakan pelanggaran lalu lintas selama Ops Keselamatan Lalu Lintas Candi 2023 yaitu: Balap liar, Kendaraan dengan knalpot tidak standar, Pengemudi dibawah umur, Kendaraan dengan muatan over loading over dimension, Pengemudi spm yang tidak menggunakan helm, Pelanggaran lain yang berpotensi menyebabkan laka lantas.
Selama kegiatan Ops Keselamatan Lalu Lintas Candi 2023 tercatat ada sebanyak: pelanggaran lalu lintas sebanyak 3.166, teguran sebanyak 534, knalpot tidak standar sebanyak 123 pelanggaran.
Mayoritas pelanggaran yaitu penggunaan helm serta melanggar rambu/marka. Lokasi pelanggaran mayoritas terjadi di wilayah Rembang Kota dan Lasem.
Selain melaksanakan kegiatan tersebut selama Ops Keselamatan Lalu Lintas Candi 2023, Polres Rembang juga melaksanakan kegiatan gabungan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, yaitu penertiban balap liar. kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 18 Februari 2023 pukul 22.00 WIB di Jalan Pemuda Kab. Rembang. “Tegas
Ditlantas Polda Jawa Tengah melakukan uji coba Electronic Traffic Law Enforcement (tilang elektronik) menggunakan perangkat pesawat drone. Di Kota Rembang.
Uji coba berlangsung di pertigaan Pentungan Rembang, di pimpin oleh Kasigar Subditgakkum Ditlantas Polda Jawa Tengah, Kompol Ilham S. Sakti. di dampingi dari Satlantas Polres Rembang, KBO lantas Rembang iptu Rudiyanto SH, dan Baur tilang. Aiptu ch Prabowo pada Hari Senin (30/1/2023)Kegiatan uji coba ETLE Mobile Drone dipimpin Kasigar Subditgakkum Ditlantas Polda Jawa Tengah, Kompol Ilham S. Sakti. “Dalam kegiatan ini, Ditlantas Polda Jateng menggandeng tim dari Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI),” ujarnya.Ilham menambahkan, Polres Rembang merupakan salah Satu lokasi dari ke 35 uji coba ETLE Mobile Drone di Jawa Tengah.
Ini bagian pengembangan dan penyempurnaan dari ETLE Mobile yang sudah secara masif diberlakukan di Jawa Tengah.Tujuan ETLE Mobile Drone ini, lanjut Kompol Ilham, tidak serta merta untuk penindakan pelanggaran. “Dalam rangka menciptakan situasi Kamseltibcarlantas di titik-titik tertentu, titik trouble spot atau black spot ataupun lokasi-lokasi yang rawan terjadinya pelanggaran, kita juga akan gunakan drone ini,” terangnya.
Saat ini ada lima personel Ditlantas yang sudah bersertifikasi dan menjalani pelatihan menerbangkan drone. “Nantinya yang mengoperasikan tetap petugas Kepolisian, namun didampingi oleh APDI. Karena kami ingin menegakkan hukum. Jangan sampai melanggar hukum terkait penggunaan drone itu sendiri,” kata Ilham.
Ilham menjelaskan, mekanisme drone ini seperti penerapan ETLE pada umumnya. Gambar pelanggar lalu lintas kami kirim ke back office. Selanjutnya akan diolah verifikasi dan validasi, lalu dikirim ke alamat pelanggar sesuai data tersebut,” imbuhnya.“Kami mengimbau kepada masyarakat pada umumnya agar tetap tertib berlalu lintas tanpa dengan adanya pengawasan dari petugas Kepolisian di lapangan,’’ pungkas Kompol Ilham.
Rembang,- Kodim 0720/Rembang menggelar tes Garjas (Kesegaran Jasmani) Periodik semester Il tahun 2022, yang dilaksanakan selama 2 hari dilapangan desa Mondoteko kecamatan Rembang. Selasa, (18/10/2022).
Dalam pelaksanaan kegiatan kesamaptaan tersebut, personel terlebih dahulu dicek kesehatannya oleh tim kesehatan dari Klinik Kartika 23/Rembang serta mendapat pengawasan dari Jasmani Korem 073/Makutarama yang dipimpin oleh Kasipers Korem 073/Makutarama Letkol Arm Bismi Tambunan.
Tes Garjas (Kesegaran Jasmani) ini diikuti pada hari pertama oleh 230 orang personel Kodim 0720/Rembang yang terdiri dari 32 orang personel yang dinyatakan tensi tinggi, 6 sakit menahun dan 192 personel yang melaksanakan semapta periodik semester lI tahun 2022.
Plh Perwira Seksi Personalia Kodim 0720/Rembang Kapten Czi Asmubin mengatakan pelaksanaan Garjas periodik II 2022 ini adalah sebagai tolak ukur pembinaan satuan, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik prajurit, sekaligus mengukur kemampuan kesemaptaan jasmani seorang prajurit secara berkala.
Kepada peserta Garjas agar memaksimalkan pelaksanaan kesemaptaan, tetapi harus melihat aspek kesehatan dan kondisi tubuh masing-masing peserta. Karena yang tahu kondisi dan keadaan fisik rekan-rekan anggota sendiri, ”tegas Kapten Czi Asmubin”.
Selain dilaksanakan tes Garjas berupa semapta A dan B yang terdiri dari materi lari 12 menit, sit up, push up, pull up, lunges dan shuttle run, juga dilakukan tes dasar renang militer, “ pungkasnya”
Dalam rangka membantu pembangunan daerah di desa sekabupaten Rembang, Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III tahun 2022, Kodim 0720 Rembang yang mengusung tema “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI”. Kali ini, TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2022 menyasar sejumlah pekerjaan fisik dan non fisik Desa Bogoharjo, Kecamatan Kaliori, kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Penandatanganan naskah Program TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2022 oleh Bupati Rembang Adbul Hafidz, S.Pd.I dengan Komandan Kodim 0720/Rembang Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak, S.Sos, M.Si dilanjutkan penyerahan Program TMMD Sengkuyung III TA. 2022 yang dilaksanakan dengan simbolis yaitu upacara pembukaan TMMD bertempat dilapangan desa Bogoharjo kecamatan Kaliori kabupaten Rembang .Selasa, (11/10/2022).
Dalam sambutannya Bupati Abdul Hadz,S.Pd.I menyampaikan bahwa perkembangan ekonomi di kabupaten Rembang pada tahun 2021 Indeks pembangunan manusia kabupaten Rembang sebesar 70,43%, jumlah penduduk miskin kabupaten Rembang sebanyak 101,40 ribu orang atau 15,80 % dengan garis kemiskinan 414,977.
Semua ini adalah PR kita yang harus diselesaikan bersama-sama. maka TMMD Sengkuyung ini sebagai program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintahan non kementerian dan Pemerintah daerah serta segenap lapisan masyarakat merupakan salah satu langkah nyata guna untuk mengatasi berbagai permasalahan yang kita hadapi tersebut.
Pelaksanaan Program TMMD Semgkuying Tahap III Tahun 2022 yang berlangsung selama 30 hari ini akan kita arahkan pada pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat di desa, membuka isolasi antar desa sehingga semakin meningkatkan roda perekonomian daerah meningkatnya kesehatan lingkungan dan sanitasi di kawasan padat penduduk dan gerakan masyarakat hidup sehat.
Program TMMD juga dalam rangka untuk membangun karakter generasi penerus bangsa agar ketahanan bangsa yang dijiwai Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika tetap terus terjaga dari gangguan virus berupa terorisme radikalisme dan narkoba. TMMD ini harus kita sukseskan bersama. sinergitas dan Kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta pemerintah. Melalui TMMD seperti inilah yang menjadi suatu kekuatan yang luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu persoalan saat ini dengan solusi. Kita ingin seluruh desa di Kabupaten Rembang semakin maju dan mandiri. Kita ingin kehidupan rakyat Rembang semakin sejahtera, jalan dan jembatan semakin memadai sehingga aksesibilitas dan mobilitas orang dan barang dari dan ke desa semakin lancar.
Pada akhirnya melalui TMMD ini mari kita optimalkan berbagai program kegitan lintas Sektoral guna membantu penanggulangan kemiskinan, pengangguran, dan penyelesaian PR kita di kabupaten Rembang. Kita ingin desa – desa di kabupaten Rembang semakin maju, mandiri dan masyarakatnya pun semakin makmur sejahtera. Inilah cita-cita kita yang harus kita wujudkan bersama. “tutup Bupati”.
setelah upacara usai, Dandim 0720/Rembang Letkol Parlindungan Simanjuntak, S.Sos. M.Si menambahkan sasaran TMMD ada 2 yaitu sasaran fisik dan non fisik Dengan anggaran dana dari provinsi dan daerah dengan total 353.000.000,- untuk sasaran fisik yaitu Rabat Beton P.215 m x L 2,5 m × T 0,15 m, Jalan Makadam , P. 635 m × L. 2,5 m × T 0,15 m dan Plat Beton 3 Unit : Plat Beton -1 : P. 5 m x L. 0,8 m x T. 0,6 m, Plat Beton -2 : P. 5 m x L. 1, 2 m x T. 0,8m dan Plat Beton-3 : P. 6,5 m x L. 1,4m x T. 0,7 m. Untuk sasaran diadakannya penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan Narkoba, penyuluhan Kamtibmas, pelayanan Dukcapil, Pelayanan KB, Posyandu dan Posbindu serta Penyuluhan Stanting.
Dandim berharap program TMMD kali ini yang di adakan di desa Bogoharjo kecamatan Kaliori bisa membantu mengangkat perekomonian rakyat karena pembangunan TMMD ini dapat meringankan masyarakat terutama yang berprofesi dibidang pertanian, perkebunan dan peternakan serta merupakan akses jalan tembus menuju desa Waru kecamatan Rembang.
Dwi tunggal TNI-rakyat memalui TMMD ini. Mari kita wujudkan dan lanjutkan karya bakti dan pengabdian kepada ibu pertiwi. Bersama kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Tutup Dandim ( Pendim 0720/Rembang)
Sebanyak 60 relawan Mta dari kabupaten Pati, Blora, Kudus, Semarang dan Solo, tiba di majlis Mta perwakilan Rembang, untuk mengikuti kegiatan Jambore relawan penanggulangan kebencanaan, di pantai Karang Jahe.
Majlis Tafsir Al Quran mengirim sejumlah relawan dari Solo, Pati, Blora, Kudus, Semarang dan Rembang, untuk mengikuti kegiatan Jambore Relawan Penanggulangan Kebencanaan selama tiga hari 5-7 Oktober 2022.
Kedatangan relawan Mta di Rembang di sambut hangat oleh ketua Mta Rembang beserta personel SAR dan relawan setempat.Menurut salah seorang relawan Mta dari kabupaten Semarang Joko Surono Mta di wilayah Rembang mengalami perkembangan yang cukup baik,mulai dari sarana dan prasarana hingga kualitas SDM nya.
Tidak hanya dari Mta,kegiatan ini diikuti berbagai relawan dari organisasi maupun komunitas lainnya,khususnya di pulau Jawa.
Di harapkan dengan jambore PB relawan yang di gelar di karang jahe desa Punjul Harjo kabupaten Rembang,seluruh peserta bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan dapat bermanfaat bagi banyak orang.
Ket. Foto: elawan Mta sedang melakukan persiapan menuju lokasi Jambore